Sabtu, 06 Juni 2015

BAGI YANG MAU BELI MOBIL SECOND

5 hal yang perlu dicek sebelum membeli mobil bekas

Ketika Anda telah mendapatkan mobil yang Anda inginkan melalui internet, dan saatnya untuk melihat langsung mobil tersebut, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Hal yang jamak dilakukan adalah melihat goresan atau penyok di bodi mobil, dan tentu saja melakukan test drive. Tapi ada beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan untuk memastikan mobil tersebut layak dibeli.

  • Bagian bawah mobil
Jika memungkinkan, lakukan di bengkel yang mempunyai alat untuk mengangkat mobil. Melihat bagian bawah mobil bisa membantu Anda menentukan kondisi mobil. Bagian bawah mobil biasanya berkarat, jika Anda menemukan tambalan, Anda perlu curiga bisa jadi itu untuk menutupi bekas kerusakan tertentu.

  • Karpet kaki
Alas kaki di dalam kabin mobil mungkin bisa dibersihkan dengan mudah, tapi ada baiknya Anda melihat bagian bawahnya, apakah lembap atau mungkin basah? Hal itu perlu dilakukan karena biasanya alas/karpet mobil yang basah dapat menyebabkan lubang pada bodi mobil. Jika hal tersebut terjadi maka akan fatal nantinya. Cek juga bagian bawah karpet lain seperti di bagasi.

  • Pedal kaki
Pedal
Jika Anda rasa kilometer bisa diakali – dan sudah sering dilakukan – coba lihat bagian pedal. Jika karetnya sudah sangat aus, kecurigaan Anda mungkin bisa jadi benar. Tanda pemakaian pada kursi dan stir mobil biasanya seiring dengan umur pemakaian mobil.

  • Bagian Mesin
Jangan tertipu dengan tampilan mesin yang mengkilap. Pencucian mesin biasanya untuk menutupi kebocoran pada mesin. Namun, cipratan air dan oli bisa menunjukkan bahwa mesin bekerja tidak sempurna. Setelah melakukan test drive, lihat lagi pada sil-sil karet. Selain itu, kerusakan atau goresan pada mur sambungan menjadi tanda kalau mesin itu pernah adanya reparasi besar pada waktu yang lalu.

  • Surat-surat
Jangan lewatkan surat-surat kelengkapan kendaraan. Pastikan semua dokumen ada ketika melihat mobil tersebut. Idealnya, Anda bisa melihat catatan servis kendaraan dengan tulisan tangan yang berbeda, memastikan itu bukan catatan yang dibuat-buat. Perhatikan juga jumlah pemilik sebelumnya, Anda perlu waspada jika ada lebih dari 2 pemilik mobil itu dalam waktu 5 tahun.


Sumber: http://www.carmudi.co.id/journal/5-hal-yang-harus-dicek-sebelum-membeli-mobil-bekas/

Rabu, 03 Juni 2015

TIPS MERAWAT CAT MOBIL

Beberapa langkah mudah yang dapat kita lakukan untuk merawat cat mobil agar senantiasa mulus.

Lakukan langkah pencegahan
Untuk mencegah cat pudar dan kusam, kita dapat melakukan beberapa langkah sederhana, yaitu:
  • Cuci mobil setelah kehujanan. Air hujan di Indonesia memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi yang dengan mudah dapat menimbulkan tumbuhnya jamur atau flek. 
  • Jangan cuci mobil di siang hari. Shampoo mobil akan bereaksi ketika terkena sinar matahari. Selain itu, air juga akan cepat kering yang kemudian akan meninggalkan bercak–bercak.  Jangan cuci mobil ketika mesin masih panas. 
  • Panas yang keluar dari mesin yang terkena air akan dapat merusak mesin itu sendiri dan membuat cat pada bagian kap pudar dan kusam.
Mencuci mobil
Cat mobil bawaan pabrik didesain untuk dapat bertahan hingga belasan tahun. Akan tetapi, hal itu juga ditentukan oleh bagaimana kita merawatnya. Tentunya, semakin baik perawatan yang kita lakukan, cat tersebut akan mampu bertahan lebih lama. Kasus yang banyak terjadi adalah ketika mencuci mobil; seringkali muncul baret halus setelah pencucian. Untuk menghindarinya, kita harus mencuci ketika matahari tidak bersinar terik, yaitu pada pagi atau sore hari. Tekanan semprotan air juga jangan terlalu kencang. Gunakan pula shampoo khusus mobil, bukan deterjen atau sabun dan segera lap dengan kanebo agar segera kering.
Cuci mobil sebelum benar-benar kotor mengingat saat ini debu di jalanan berterbangan ke sana kemari yang kemudian menempel di bodi mobil. Jika tidak segera dicuci, maka kotoran tersebut akan menempel dan susah dibersihkan dan menjadi penyebab munculnya baret–baret halus tersebut.

Pilih produk pembersih yang sesuai

Mobil akan terlihat kusam jika kita memilih menggunakan shampoo mobil yang memiliki kandungan tidak seimbang atau mengandung silicon. Beberapa produk yang menawarkan hasil mengkilap secara instan justru akan membuat cat mobil pudar jika digunakan dalam jangka waktu lama. Jika memang memungkinkan, hendaknya kita memilih shampoo mobil yang terbuat dari bahan organik seperti kaolin clay atau carnauba wax. Hindari shampoo mobil yang mengandung minyak tanah atau silicon, karena meskipun dapat membuat cat mobil terlihat mengkilap dalam waktu singkat, tetapi juga dapat membuat cat terlihat kusam.

Mengecat ulang..?

Mengecat ulang cat mobil memang akan mengembalikan kualitas cat seperti semula. Akan tetapi, cat ulang tidak akan memberikan kualitas seperti cat bawaan pabrik. Warna hasil cat ulang akan mudah kusam atau bahkan pecah–pecah jika kualitas dan teknik yang digunakan kurang baik. Jadi, langkah yang paling baik adalah mencegah.